Wakil Kepala Daerah Se-Jateng Diajak Offroad Lihat Potensi Daerah Pati

Pati, IDN Times - Wakil kepala daerah se-Jawa Tengah dikenalkan potensi ekonomi dan industri di Kabupaten Pati. Kegiatan ini rangkaian dari forum wakil kepala daerah Indonesia (Forwakada) yang digelar di Pati pada 2-4 Januari 2020.
Kegiatan ini diikuti para wakil kepala daerah di wilayah Jawa Tengah. Selain itu ditambah dua dari luar pulau, yakni Wakil Wali Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dan Wakil Bupati Merangin, Jambi.
1. Para wakil kepala daerah diajak keliling melihat potensi ekonomi Kabupaten Pati

Ada beberapa agenda dalam kegiatan ini. Salah satunya ialah city tour. Pada city tour ini kegiatannya adalah kunjungan ke tiga sentra perekonomian di Pati.
Ketiga sentra perekonomian itu adalah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Juwana II, PT Samaco Karkasindo Utama yang merupakan produsen karkas ayam, dan PT Sampurna Kuningan yang bergerak di industri Kuningan.
Kunjungan ini dilaksanakan pada Jumat (3/1) dan berlanjut dengan offroad di Agrowisata Jollong.
2. Agar terjalin kerja sama ekonomi antar daerah

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menyebut, kunjungan ini dimaksudkan untuk memberi gambaran bahwa Pati memiliki beberapa produk yang bisa disinergikan dengan daerah lain. Seperti industri Kuningan dan juga ada tempat pelelangan ikan.
"Kita tunjukkan bahwa kita penghasil perikanan, kuningan, daging ayam, dan sebagainya. Kalau kita punya produk ini, kan, siapa tahu daerah lain membutuhkan,” ucap pria yang akrab disapa Safin ini dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times.
Ia menegaskan, sasaran dari kunjungan ini ialah terjalinnya kerja sama ekonomi antardaerah. Untuk mencapai tujuan ini, kata dia perlu dilakukan proses pengenalan produk khas daerah. Karena kali ini Pati menjadi tuan rumah, maka produk Pati harus diperkenalkan.
"Kalau sudah kenal, antar daerah sudah ada hubungan dan jalinan komunikasi yang baik, tentu bisa saling menguntungkan. Kalau kita tidak saling memahami, tidak akrab, tujuan ini sulit tercapai," ujarnya.
3. Ke depan Pati dapat dikenal jadi kota produksi ikan hingga kuningan

Terkait dengan tempat-tempat yang dipilih sebagai destinasi kunjungan, Safin menjelaskan, pertimbangannya ialah yang produksinya berlebih dan sudah mencukupi kebutuhan pasar lokal Pati.
"Maka ini harus kita promosikan," ungkapnya.
Ke depan dirinya berkeingin Pati jadi destinasi produsen. "Inilah yang akan kita kuatkan. Saya ingin Pati dikenal sebagai kota produsen ikan, ayam, kuningan, buah-buahan, dan lain-lain," tandas dia.
