IDN Times/Fariz Fardianto
Seribu lebih orang ikut sahur bareng Shinta Wahid. Tidak hanya jemaat gereja Katolik, umat dari lintas agama juga larut dalam acara tersebut. Termasuk dari GP Anshor dan Banser. Di hadapan ribuan orang yang hadir, Shinta mengingatkan sebagai saudara sebangsa dan setanah air sudah semestinya saling menghormati dan saling menghargai.
"Jangan memfitnah, apalagi menyebarkan berita bohong atau hoax hanya karena perbedaan politik dan pilihan," kata Shinta.
Dia melanjutkan setiap perbedaan, termasuk perbedaan dalam berpolitik, harus disikapi secara arif. Jangan sampai perbedaan menjadi benteng pemisah antara satu dengan yang lainnya. Batas perbedaan dimaknai sebagai ruang silaturahmi untuk semakin mendekatkan.
"Kita harus saling menghargai dan menghormati perbedaan itu. Kita satu bangsa yang berbeda-beda, tetapi tetap satu. Jangan sampai perbedaan membuat bangsa ini terpecah belah," ujar dia.