Berbagai barang bukti milik Kerajaan Agung Sejagat disertakan saat jumpa pers. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Permaisuri Keraton Agung Sejagat, Dyah Gitarja alias Fanni Aminadia, saat ini menempati sel Mapenaling di Lapas Kelas IA Wanita, Bulu, Semarang.
Fanni dan Toto Santosa raja Keraton Agung Sejagat sebelumnya ditangkap dan ditahan oleh aparat Polda Jateng dengan tuduhan pasal keonaran dan penipuan. Sebelumnya kedua orang pemimpin Keraton Agung Sejagat ini ditahan di Polda Jateng, namun Fanni kemudian dipindahkan.
Pihak lapas menyatakan sang permaisuri saat ini harus beradaptasi terlebih dulu dengan narapidana wanita lainnya agar dapat membaur.
Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Semarang Asriati Kerstiani mengatakan Dyah alias Fanni telah dipindahkan dari Polda Jateng ke lapasnya pada Kamis sore pukul 16.00 WIB kemarin.
Saat masuk ke sel tahanan, katanya kondisi Dyah masih stabil dan tidak ditemukan kejanggalan. "Ini sudah dititipkan dari Polda Jateng, tiba pukul 16.00 WIB kemarin. Sekarang dia menempati sel Mapenaling dulu agar dapat beradaptasi," akunya kepada IDN Times, Jumat (17/1).