Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Musim Tanam Mundur Sebulan, Produksi Padi Jateng Masih Belum Target

Kota Semarang
Musim Tanam Mundur Sebulan, Produksi Padi Jateng Masih Belum Target
Dok.IDN Times/Istimewa
Share Article

Semarang, IDN Times - Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jawa Tengah menyatakan realisasi produksi padi yang diperoleh di sejumlah sentra penghasil padi di wilayahnya baru kurang lebih 70 persen. 

Musababnya, musim kemarau yang berkepanjangan membuat musim tanam padi menjadi mundur sebulan.

  1. 1. Jumlah produksi padi yang sudah dihasilkan di Jateng sekitar 8 juta ton

    IDN Times/Andra Adyatama
    IDN Times/Andra Adyatama

    Kabid Penyuluhan Pasca Panen Distanbun Jateng, Farid Mufti mengklaim selama periode Januari hingga akhir September 2019 kemarin, total produksi padi yang telah dihasilkan di sejumlah daerah sebanyak 8 juta ton.

    Angka tersebut masih jauh dari target awal yakni sebesar 11 juta ton. "Tapi kita optimistis kok pasti tercapai (targetnya) karena November kan sudah masuk musim penghujan sesuai analisa BMKG," kata Farid kepada IDN Times, Senin (14/10).

  2. 2. Waktu tanam terpaksa mundur sebulan

    Dok.IDN Times/Istimewa
    Dok.IDN Times/Istimewa

    Pihaknya mengaku pembuatan kalender tanam padi di Jateng selama ini mengandalkan datangnya musim penghujan.

    Meski begitu, diakuinya masa tanam yang terjadi sekarang terpaksa diundur sebulan lagi lantaran tak kunjung turun hujan.


    "Masa tanam kita sudah terjadwal. Tapi ternyata jadwalnya harus mundur sebulan karena menunggu perkiraan musim penghujan," paparnya.

  3. 3. Distabun sementara andalkan cadangan beras dari Sukoharjo

    impor beras
    impor beras

    Ia menyampaikan, dengan kemarau yang berkepanjangan, maka cadangan beras praktis hanya mengandalkan dari para petani di Sukoharjo.


    "Jangan khawatir kalau tanamnya mundur jauh Karena di Sukoharjo petaninya sudah mulai tanam. Ada cadangan beras yang cukup untuk konsumsi kita. Selain itu, ada juga beberapa daerah yang hujan ringan maka menolong petani untuk melakukan persiapan tanam padi," akunya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More