Mal Pelayanan Publik di Kebumen, Layani 250 Perizinan Permudah Warga

Kebumen, IDN Times - Pemkab Kebumen meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kebumen, Jumat (20/12). Peresmian dilakukan Bupati KH Yazid Mahfudz bersama Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN RB, Prof Dr Diah Natalisa MBA.
1. Untuk memudahkan perizinan

Bupati Yazid Mahfudz mengatakan, lewat MPP Pemkab Kebumen membenahi berbagai jenis perizinan. Di dalam MPP tergabung 25 instansi dengan 250 jenis pelayanan akan memangkas waktu dan kerumitan dalam mengurus perizinan.
"Seperti penyelarasan sistem operasional prosedur, penyelarasan standar pelayanan, memanfaatkan data tunggal, dan penguatan layanan berbasis teknologi," kata Yazid Mahfudz, usai peresmian.
2. Menarik investor ke Kebumen

Ia mengatakan MPP akan berdampak pada peningkatkan nilai Ease of Doing Business (EoDB) atau kemudahan melakukan usaha. Kemudahan berbisnis yang kemudian menarik minat investor untuk menanamkan modal di Kebumen.
"Tak hanya soal kecepatan dan efisiensi, transparansi terkait waktu dan biaya pelayanan pun dapat dengan mudah diawasi oleh publik," ujarnya.
Instansi yang membuka loket di MPP Kebumen antara lain Samsat, DPMPTSP Kebumen, DPMPTSP Jateng, Kesbangpol, Dukcapil, Taspen, DPUPR, Perkim LH, Dinkes, Dishub, Dislutkan, PDAM, Kejaksaan, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Selanjutnya, KPP Pratama, PLN, Kemenag, Bappenda, Bank Jateng, BP3TKI, LTSA PPPMI dan Imigrasi.
3. Wujudkan birokrasi 4.0

Ia mengatakan, MPP juga merupakan satu di antara cara untuk mewujudkan birokrasi 4.0, yaitu birokrasi yang memberikan pelayanan cepat, akurat, dan fleksibilitas kerja. Semua bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
"Hadirnya MPP diharapkan mampu membentuk ASN modern yang memiliki pola pikir berkinerja tinggi, dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik," kata dia.
















