Ilustrasi santri belajar agama. IDN Times/Istimewa
Panitia yang juga guru MI Qudsiyyah Kudus Muhammad Asror mengatakan, pada perayaan hari santri pihak sekolahnya menggelar kirab bendera merah putih. Ada sebanyak 22 bendera yang dikirab.
Tak hanya itu, selain kegiatan berdoa di makam para pendiri MI Qudsiyyah Kudus. Ada sebanyak 22 siswa kelas VI yang melaksanakan manakib di makam Mbah Asnawi yang terletak di kompleks makam, menara, dan masjid Sunan Kudus.
“Total siswa yang ikut pada kegiatan ini ada sebanyak 950 santri dari MI Qudsiyyah Kudus,” terangnya.
Dia berharap melalui kegiatan ini dapat kobarkan semangat para kiai. Selain itu, para generasi muda ini dapat meneruskan perjuangan para kiai para ulama yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.
“Tak kalah penting juga berjuang untuk pendidikan di Indonesia,” tandasnya.