Hari Dharma Samudera ke-58, Ajak Generasi Muda Teladani Yos Sudarso

1. Tauladani semangat juang Komodor Yos Sudarso

Komandan Lanal Tegal, Letkol (Mar) Ridwan Aziz yang bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan, gugurnya Komodor YosĀ SudarsoĀ dalam misi Dwikora pembebasan Irian Barat harus diteladani prajurit TNI dan generasi penerus bangsa.
āPengorbanan dan semangat juang beliaulah yang patut kita tiru saat ini. Utamanya dalam mempertahankan keutuhan dan persatuan Indonesia,ā tegasnya.
Terlebih, lanjut Danlanal, saat ini banyak didapati adanya perselisihan yang menjadikan masyarakat Ā dengan mudah terpecah belah. Untuk itu, perlu adanya upaya kembali menumbuhkan jiwa patriotisme dengan mengenang dan melanjutkan perjuangan para pahlawan.
2. Yos Sudarso jalani pendidikan di Tegal

Dalam kesempatan itu, Letkol (Mar) Ridwan menceritakan sekelumit sejarah singkat Komodor Yos Sudarso. Dimana pemilik nama lengkap Laksamana Madya TNI, Yosaphat Soedarso ini pernah menjalani pendidikan di Sekolah Opsir Angkatan Laut di Desa Kalibakung, Kabupaten Tegal.
āCikal bakal TNI AL di Tegal ini sangat kental. Kita harus ikut bangga dan menjaga apa yang sudah ada,ā tandasnya.
3. Generasi penerus harus professional

Ditambahkan Danlanal, sosok Komodor Yos Sudarso sebagai panutan, tidak serta merta ditiru dengan berperang melawan musuh secara fisik. Namun, generasi penerus Indonesia saat ini haruslah pantang menyerah dalam segala hal.
Termasuk pula tetap professional dalam melaksanakan tugas, meski tantangan semakin berat dan tetap bisa menyesuaikan diri dengan pertimbangan yang ada.
āItu sudah menjadi pengabdian menjaga kedaulatan NKRI dan meniru semangat juang Yos Sudarso. Tidak harus dengan fisik, tetapi penuhi saja kewajiban kita. Jika pelajar ya belajar dengan rajin,ā tutupnya.
