Suasana Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. IDN Times/Fariz Fardianto
Selain Solo, katanya personelnya juga mendeteksi sejumlah daerah rawan jadi jalur penyelundupan narkoba. Ia bilang Kabupaten Jepara memiliki tingkat kerawanan yang tinggi lantaran akses pelabuhannya yang sulit dijangkau.
"Begitu pula dengan Kota Pekalongan dan Cilacap. Di situ jadi pintu masuk penyelundupan narkoba. Karena para bandar sering memanfaatkan jalur tikus di sana untuk mengirimkan narkoba ke sejumlah daerah. Apalagi di situ juga ada pelabuhan-pelabuhan yang sangat jauh dengan jangkauan kita," urainya.
Pihaknya menyatakan sepanjang tahun ini telah membongkar 20 kasus narkoba dengan 51 berkas perkara. Jumlah barang bukti yang disita berupa 6.600 gram sabu, 62 kilo ganja, 386 pil ekstasi dan barang bukti TPPU senilai Rp10 miliar.
Walau demikian, diakuinya bahwa sejak Januari hingga pertengahan Desember 2019, kasus penyalahgunaan narkoba cenderung meningkat pesat ketimbang tahun sebelumnya. Bahkan, banyak kasus yang menjerat para Millennial di berbagai wilayah.
"Kasusnya yang meningkat paling banyak melibatkan para generasi Millennial. Kita terhambat terkait lokasi lapas yang luas ditambah lagi warga binaan yang sangat banyak," cetusnya.