Belasan Rumah dan Musala di Kudus Rusak Diterjang Puting Beliung

1. Angin puting beliung terjang Jumat Petang

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Bergas C. Penanggulangan mengatakan, belasan rumah dan dua musalaĀ di dua desa di Kecamatan Undaan yang terdampak angin puting beliung. Dua desa yang dimaksud adalah di Desa Glagah Waru dan Desa Undaan Lor Kecamatan Undaan.
āKejadian angin puting beliung ini pada pukul 17.30 WIB Jumat (8/11),ā begitu kata dia, Sabtu (9/11).
2. Dua desa di Kecamatan Undaan Kudus terdampak

Di Desa Glagah Waru ada belasan rumah dan dua mushala yang terdampak angin puting beliung. Di RT 01 RW 04 ada sembilan rumah terdampak dan satu mushala. Lalu di RT 02 RW 04 ada sebanyak 5 rumah dan satu musala.
āSementara di Desa Undaan Lor KecamatanĀ Undaan terdapat satu rumah warga rusak akibat dari angin puting beliung,ā katanya.
Tidak ada korban jiwa dari kejadian angin puting beliung tersebut. Diperkirakan total kerugian mencapai Rp 15 juta.
āPagi ini disiapkan bantuan Genteng 1.500 bh. Dan juga ada kerja bakti,ā pungkasnya.
3. BPBD petakan wilayah rawan bencana di Kudus

Seperti diketahui sebelumnya, BPBD Kabupaten Kudus telah melakukan pemetaan tentang wilayah di kudus yang rawan bencana alam. Terutama bencana banjir dan bencana longsor.
Untuk rawan bencana banjir di Kudus ada empat kecamatan yang berpotensi. Wilayah itu meliputi Kecamatan Mejobo, Kecamatan Kaliwungu, Kecamatan Undaan, dan Kecamatan Jati.
Di wilayah Mejobo itu desa disekitaranya jeratun seluna. Di Kaliwungu ada Desa Setrokalangan. Lalu Kecamatan Jati ada Desa Jati Wetan, Desa Jati Kulon, Desa Jetiskapuan, dan Desa Tanjungkarang. Sementara untuk di Kecamatan Undaan ada Desa Karangrowo dan sekitarnya.
Sedangkan untuk wilayah yang rawan terjadi tanah longsor ada di dua kecamatan. Yakni Kecamatan Gebog dan Kecamatan Dawe.
Di Kecamatan Dawe ada dua desa meliputi Desa Menawan dan Desa Rahtawu. Untuk di Kecamatan Dawe ada dua desa juga, meliputi Desa Wonosoco dan Desa Ternadi.
