Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Awal November, Sebagian Wilayah Jateng Sudah Diguyur Hujan Ringan

Pexels.com/Pixabay
Pexels.com/Pixabay

Purbalingga, IDN Times - Sebagian wilayah Jawa Tengah saat ini telah diguyur hujan dengan intensitas rendah. Kondisi ini menjadi pertanda bahwa peralihan musim menuju musim penghujan telah tiba. 

Hal tersebut diungkapkan Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas IA, BMKG Kota Semarang, Iis Widya Harmoko, saat dikontak IDN Times, Selasa (5/11). 

1. Yang mulai diguyur hujan di sekitar kaki Slamet. Mulai Purbalingga sampai Tegal

instagram.com/endooll_enny
instagram.com/endooll_enny

Iis mengatakan sejak awal November 2019, terdapat sejumlah daerah di kawasan lereng Gunung Slamet

Wilayah yang sudah diguyur mulai Purbalingga bagian utara, Pekalongan sisi selatan, Banjarnegara, Wonosobo, Batang, Tegal serta Banyumas sisi utara. 

"Saat ini dari tiga hari sampai sepuluh hari terakhir sudah ada daerah yang hujan terus-menerus. Dari pemantauan citra satelit BMKG, di daerah Gunung Slamet antara perbatasan Pantura dengan selatan Jateng seperti Purbalingga sisi utara, Pekalongan Selatan, Banjarnegara, Wonosobo, Batang, Tegal, Banyumas utara mulai sering mengalami hujan dengan intensitas bervariasi," kata Iis. 

2. Curah hujan yang terjadi saat ini masih relatif rendah

Ilustrasi hujan lebat. pixabay.com/Kammy27
Ilustrasi hujan lebat. pixabay.com/Kammy27

Perkiraan awal hujan di pertengahan Oktober pun saat ini menjadi meleset. Sebab, hujan mulai turun pada awal bulan November. 

"Tapi bulan ini curah hujannya tidak begitu banyak. Yang agak diluar perkiraan kami ya di wilayah Pantura Timur. Ternyata daerah Grobogan dan Blora selama 10 hari ini sudah terjadi hujan. Rata-rata curah hujannya masih rendah," ungkapnya.

Pihaknya mengimbau saat masuk pancaroba seperti sekarang, warga patut mewaspadai munculnya cuaca ekstrem berupa hujan lebat ditambah angin kencang dan kilatan petir. "Ini sedang masa transisi. Sehingga masyarakat sebaiknya ekstra hati-hati saat berakrivitas keluar rumah," paparnya. 

3. Daerah langganan banjir berada di sepanjang Pati, Blora hingga Solo

ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Terpisah, Kepala BPBD Jateng, Sudaryanto mengaku saat ini telah mendeteksi daerah yang berpotensi dilanda banjir saat puncak musim penghujan. 

"Di musim hujan yang rawan banjir itu di Rembang, Pati, Semarang, Pekalongan, Brebes, sebagian Batang, Blora dan Solo. Karena beberapa wilayah berada di aliran sungai yang besar macam Bengawan Solo maupun Pemali Juana," pungkasnya. 

Share
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Solo Mengadakan Acara dalam Rangka HUT Kota

23 Jan 2026, 12:37 WIBNews